Pemasangan Alat Peraga Kampanye di Maros Dicurigai Merusak Pohon, PHLH Angkat Suara

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Maros – reaksipress.com – Maraknya pemasangan alat peraga kampanye para calon pemimpin di sepanjang jalan Poros Provinsi Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menuai sorotan dari organisasi Peduli Hukum dan Lingkungan (PHLH). Pasalnya, banyak di antara alat peraga tersebut dipasang dengan cara dipaku pada batang pohon, sehingga dikhawatirkan dapat merusak kelestarian lingkungan.

Menurut PHLH, tindakan tersebut tidak hanya melanggar estetika jalanan, tetapi juga menunjukkan minimnya kepedulian para calon pemimpin terhadap kelestarian lingkungan. Pemasangan alat peraga kampanye dengan cara memaku pohon merupakan bentuk vandalisme yang tidak mencerminkan profil pemimpin yang bijak dan bertanggung jawab.

“Seharusnya para calon pemimpin ini memberi contoh yang baik kepada masyarakat dengan tidak merusak lingkungan. Memasang alat peraga kampanye dengan cara dipaku pada pohon jelas merupakan tindakan yang tidak terpuji dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan,” ungkap juru bicara PHLH, Hamzah.

PHLH mendesak para calon pemimpin dan tim suksesnya untuk segera mencopot alat peraga kampanye yang terpasang di pohon-pohon tersebut. Mereka juga meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan aparat penegak hukum lainnya untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran ini.

“Kami berharap para calon pemimpin ini dapat menunjukkan komitmen mereka terhadap kelestarian lingkungan dengan mentaati peraturan yang berlaku dan tidak merusak alam. Mari kita jaga Maros agar tetap asri dan lestari,” tutup Hamzah.

Selain berdampak pada kelestarian lingkungan, tindakan pemasangan alat peraga kampanye dengan cara dipaku pada pohon juga dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, penting bagi para pihak terkait untuk segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan dan kecelakaan lalu lintas.

Peduli Hukum dan Lingkungan (PHLH) adalah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang advokasi dan edukasi hukum dan lingkungan, yang berkomitmen untuk melindungi kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum yang berkaitan dengan lingkungan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Sedang Populer

Populer Pekan Ini

Mangrove Loleo Jadi Tempat Sampah

Halteng, Loleo – reaksipress.com – Mangrove di Desa Loleo,...

Reses di Transmigrasi, Helmi Kasim Soroti Infrastruktur Warga

Weda Selatan – reaksipress.com - Sekretaris Fraksi Partai NasDem...

Status Lahan Duplikasi Jembatan Maros Dipersoalkan

Maros – reaksipress.com - Pembangunan Duplikasi Jembatan Maros kembali...

Komisi I DPR Soroti Kesiapan Lanud Sulaiman

Bandung – reaksipress.com - Komisi I DPR RI mendorong...

PKL Ditertibkan, Parkir Usaha di Bahu Jalan Dipertanyakan

Maros -reaksipress.com - Penertiban pedagang kaki lima di depan...

Exclusive News

Jembatan Rusak Parah, Abel Minta Pemerintah Maros Untuk Peduli

Maros - reaksipress.com - Jembatan yang menghubungkan dua desa...

Huntap Talise Palu: Menikmati Kuliner dari Ketinggian

Sulteng  - reaksipress.com - Kawasan Huntap (Hunian Tetap) Talise...

Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah, Pengurus PORDI Maros Resmi Dilantik

Maros, reaksipress.com – Dalam suasana penuh khidmat, Pengurus Perkumpulan...
spot_imgspot_img

Rekomendasi

Kejahatan Lingkungan

Korupsi

Pengangguran

Pendidikan

Kuliner & Travel

Kuliner & Travel

ReaksiNews

Komisi I DPR Soroti Kesiapan Lanud Sulaiman

Bandung – reaksipress.com - Komisi I DPR RI mendorong...

PKL Ditertibkan, Parkir Usaha di Bahu Jalan Dipertanyakan

Maros -reaksipress.com - Penertiban pedagang kaki lima di depan...

Mangrove Loleo Jadi Tempat Sampah

Halteng, Loleo – reaksipress.com – Mangrove di Desa Loleo,...

Wagub Malut Disambut Hangat di Loleo

Halteng – reaksipress.com - Kunjungan kerja Wakil Gubernur Maluku...

Status Lahan Duplikasi Jembatan Maros Dipersoalkan

Maros – reaksipress.com - Pembangunan Duplikasi Jembatan Maros kembali...

Bayi Meninggal Ditemukan di Toilet Masjid

MAROS — Warga Dusun Bonto Ramba, Desa Bonto Matenne,...