Maros – reaksipress.com – Anggota DPRD Kabupaten Maros dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Muhammad Yusuf, SE., menyoroti sejumlah isu yang kerap muncul setiap bulan suci Ramadan, mulai dari stabilitas harga bahan pokok hingga kelancaran arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum penting bagi masyarakat, sehingga pemerintah perlu memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok agar tidak membebani warga.
“Setiap memasuki Ramadan, permintaan bahan pokok meningkat. Pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu melakukan pengawasan pasar secara intensif agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan,” ujarnya saat dimintai tanggapan, belum lama ini.
Ia menilai langkah-langkah seperti operasi pasar, pemantauan distribusi barang, serta koordinasi dengan para distributor menjadi hal penting untuk menjaga stabilitas harga.
Selain persoalan harga bahan pokok, ia juga menyoroti potensi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran. Menurutnya, pemerintah bersama aparat keamanan perlu mempersiapkan langkah antisipasi untuk menghindari kemacetan serta memastikan keselamatan para pemudik.
“Arus mudik selalu menjadi perhatian setiap tahun. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait harus dimaksimalkan, terutama pada titik-titik rawan kemacetan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan infrastruktur jalan serta pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik berlangsung.
Lebih jauh, Fraksi PKB DPRD Maros menyatakan komitmennya untuk turut mendukung pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Ramadan 1447 Hijriah. Dukungan tersebut antara lain melalui pengawasan kebijakan pemerintah, mendorong program-program sosial, serta memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik selama Ramadan.
“PKB pada prinsipnya siap bersinergi dengan pemerintah daerah agar suasana Ramadan di Kabupaten Maros berjalan aman, nyaman, dan penuh keberkahan bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap momentum Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah spiritual, tetapi juga sebagai ajang memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi momentum mempererat persatuan serta kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.











