Nasional – reaksipress.com – Sebanyak 56 dapur milik BGN resmi dinonaktifkan sementara usai terjadinya insiden keracunan massal yang menimpa ratusan warga. Keputusan ini diambil sebagai langkah cepat untuk mencegah kasus serupa terulang kembali.
Insiden yang mencuat pada akhir pekan itu mengundang perhatian luas. Puluhan orang dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi makanan dari dapur BGN. Pihak terkait segera melakukan investigasi menyeluruh, termasuk pengambilan sampel makanan dan uji laboratorium.
Menurut informasi yang dikutip dari Kompas, langkah penghentian sementara operasional dapur tersebut diambil demi keselamatan konsumen dan pemulihan kepercayaan publik. Sementara itu, aparat terkait masih mendalami penyebab utama kasus keracunan ini.
Masyarakat pun berharap agar proses investigasi dilakukan secara transparan serta ada jaminan standar higienis dan keamanan pangan sebelum dapur-dapur tersebut kembali beroperasi.











