Maros – reaksipress.com – Anggota DPRD Kabupaten Maros, H. Muhammad Yusuf, mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Drs. H. Andi Muawiyah Ramly, M.Si., dalam kegiatan peninjauan pelaksanaan Program Revitalisasi Sekolah yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kamis, 23 Oktober 2025
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan pelaksanaan program revitalisasi berjalan sesuai sasaran dan memberi manfaat langsung bagi peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Dalam kesempatan itu, H. Muhammad Yusuf menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pendidikan di Kabupaten Maros.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Andi Muawiyah Ramly yang turun langsung meninjau pelaksanaan program revitalisasi sekolah. Ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, terutama di daerah-daerah seperti Maros,” ujar Yusuf.
Ia menilai, revitalisasi sekolah tidak hanya penting untuk memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kualitas pembelajaran dan sumber daya manusia di lingkungan pendidikan.
“Kami berharap program ini tidak berhenti pada perbaikan infrastruktur saja. Ke depan, perlu ada penguatan dalam hal kualitas tenaga pendidik, penyediaan fasilitas pembelajaran digital, dan pembinaan karakter peserta didik. Dengan begitu, manfaatnya akan terasa lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Yusuf juga menegaskan bahwa DPRD Maros siap bersinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah dalam mendukung kebijakan peningkatan mutu pendidikan.
“Kami di DPRD akan terus mendorong agar program-program pendidikan di daerah dapat berjalan selaras dengan kebijakan nasional. Tujuannya satu, yakni menciptakan lingkungan belajar yang layak dan bermartabat bagi anak-anak kita,” katanya.
Program Revitalisasi Sekolah sendiri merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang bertujuan memperkuat fasilitas pendidikan, memperbaiki sarana belajar, dan memastikan akses pendidikan yang merata di seluruh wilayah Indonesia.











