MAROS – reaksipress.com – Balai Besar Guru Penggerak Sulawesi Selatan (BBGP) mengadakan lokakarya orientasi untuk program Guru Penggerak Angkatan 11 di ruang pola Kantor Bupati Maros pada hari Sabtu. Kegiatan ini turut dihadiri oleh A. Patiroy, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, serta pejabat dari BBGP Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, A. Patiroy menyampaikan harapannya agar para calon penggerak terus berinovasi untuk memajukan pendidikan di Maros. “Saya sangat yakin dengan kualitas guru penggerak yang ada saat ini yang telah berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Semoga angkatan 11 ini mampu terus mengembangkan diri melalui pembelajaran yang sungguh-sungguh,” Papar A. Patiroy.
Salah satu calon guru penggerak juga mengekspresikan harapannya terhadap pendidikan Guru Penggerak untuk memberikan wawasan dan ilmu yang mendalam, sehingga mampu mengaplikasikannya di sekolah. “Kami berharap dapat memberikan dampak positif di sekolah kami masing-masing,” kata seorang guru dari pelosok Tompo Bulu.
Sebanyak 153 orang calon Guru Penggerak Angkatan 11 dari Kabupaten Maros turut serta dalam program ini, menjadikan kabupaten ini sebagai yang kedua terbanyak di Sulawesi Selatan. Pelaksanaan pendidikan untuk angkatan ini direncanakan berlangsung selama enam bulan dengan menyelenggarakan sepuluh kali lokakarya, fokus pada pengelolaan pembelajaran yang berorientasi pada siswa.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan kontribusi para guru penggerak dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks.











