Weda,Halteng – reaksipress.com – Beredarnya rekaman visual kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari tumpukan ribuan ban bekas yang membara di area lingkar industri Halmahera Tengah terus memicu perhatian publik. Gambar dan video yang viral di media sosial tersebut memperlihatkan skala pembakaran material karet dalam jumlah besar, lengkap dengan alat berat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Menanggapi gejolak tersebut, Gerakan Pemerhati Hukum dan Lingkungan Pesisir Selatan Halteng (GPS Halteng) menyatakan resmi mengutus Tim Investigasi Lapangan guna menguji kebenaran dokumentasi visual tersebut secara langsung dan terukur.
Verifikasi Geospasial dan Validasi Titik Api Tim penyidik independen akan mencocokkan koordinat presisi lokasi kejadian untuk memastikan apakah area pembakaran tersebut berada dalam batas batas konsesi operasional kawasan industri atau wilayah penyangga sekitarnya.
Pendataan Pemaparan Dampak Lingkungan dan Kesehatan Pembakaran terbuka material karet sintetis berpotensi melepaskan senyawa emisi berbahaya seperti dioksin dan partikel halus PM_{2.5}. Tim bergerak mengumpulkan keterangan dari pemukiman terdekat untuk memetakan dampak paparan asap terhadap risiko Gangguan Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Tinjauan Aspek Hukum Pengelolaan Limbah B3 Investigasi ini mengacu pada asas perlindungan lingkungan hidup sesuai UU No. 32 Tahun 2009. Tim menguji apakah prosedur pengolahan limbah industri telah dijalankan sesuai standar Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) atau mengindikasikan kelalaian penanganan (uncontrolled dumping).
Penyusunan Berkas Investigasi dan Klarifikasi Publik Seluruh data faktual lapangan, rekaman dokumentasi, dan keterangan saksi kunci akan dirangkum dalam Berkas Investigasi Independen. Tim mendesak pihak pengelola kawasan industri untuk memberikan penjelasan transparan sebelum berkas hasil temuan diserahkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Aparat Penegak Hukum (APH).
“KEMAJUAN INDUSTRI TIDAK BOLEH DIBAYAR DENGAN KESELAMATAN NYAWA WARGA. KAMI MEMASTIKAN FAKTA HUKUM TERBUKA TERANG BENDERANG DI LAPANGAN.”
Laporan : Tim Investigasi GPS – Gerakan Pemerhati Hukum & Lingkungan Pesisir Selatan Halteng Narahubung Media / Juru Bicara GPS: Febrianto – (081241547454)













