Kekurangan 680 Guru ASN, Pendidikan di Maros “Darurat Tenaga Pendidik”

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Maros – reksipress.com – Kabupaten Maros tengah menghadapi krisis kekurangan guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di semua jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kondisi ini dinilai bisa mengancam kualitas pendidikan jangka panjang jika tidak segera diatasi.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Zainuddin, mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga pendidik ASN saat ini mencapai 680 orang.

“Untuk PAUD, kita masih kekurangan sekitar 25 guru dan 5 kepala sekolah,” ujar Zainuddin pada Rabu (25/6/2025).

Kebutuhan paling besar tercatat di tingkat SD, yaitu sebanyak 572 guru. Rinciannya terdiri dari 388 guru kelas, 78 guru Pendidikan Agama Islam (PAI), dan 106 guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Sementara di jenjang SMP, masih dibutuhkan 83 guru dengan berbagai bidang studi, seperti PPKn, IPS, TIK, PAI, BK, hingga Seni Budaya dan Prakarya.

Zainuddin menjelaskan bahwa kekurangan ini dipicu oleh dua faktor utama: bertambahnya jumlah siswa setiap tahun, serta tingginya angka guru yang memasuki masa pensiun. Di sisi lain, proses rekrutmen guru ASN masih terbatas dan belum mampu menutupi kebutuhan riil di lapangan.

“Kami sudah menyampaikan laporan ke pusat, dan mengusulkan formasi baru. Tapi tentu, keputusan akhir tetap ditangan BPKSDM dan tergantung jatah formasi yang dibagi ke seluruh daerah dan OPD,” katanya.

Kondisi ini berdampak langsung ke lapangan. Banyak guru harus mengajar di lebih dari satu kelas, bahkan sejumlah kepala sekolah turut mengajar karena tidak adanya guru pengganti. “Ini jelas tidak ideal untuk proses belajar-mengajar,” ujar Zainuddin.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pendidikan Sulawesi Selatan, Prof. Arismunandar, menilai kondisi ini sudah masuk kategori darurat.

“Jika terus dibiarkan, kekurangan guru akan mengganggu kualitas pendidikan. Guru adalah komponen kunci dalam keberhasilan proses pembelajaran,” tegas Arismunandar.

Ia menyarankan agar pemerintah segera mengambil langkah strategis dan darurat. Salah satunya dengan memberikan keleluasaan kepada sekolah untuk mengangkat guru honorer secara temporer, sembari menunggu solusi jangka panjang dari pemerintah pusat. Namun, ia juga mengakui bahwa langkah tersebut menghadapi hambatan regulasi dan kebijakan anggaran.

Data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menunjukkan bahwa secara nasional, Indonesia masih kekurangan lebih dari 700 ribu guru ASN hingga 2024. Ini memperlihatkan bahwa persoalan di Maros adalah bagian dari masalah struktural yang terjadi di berbagai daerah.

Pemerintah Kabupaten Maros berharap agar alokasi formasi ASN dalam rekrutmen tahun 2025 dapat mengakomodasi kebutuhan mendesak ini. Dengan begitu, mutu pendidikan di daerah tidak semakin tertinggal dan dapat memberikan pelayanan optimal kepada para siswa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Sedang Populer

Populer Pekan Ini

Ada Tambang Beroperasi di Sekitar Kawasan Geopark Maros-Pangkep!

Maros – reaksipress.com - Aktivitas pengerukan dan pengangkutan batu...

Tepis Isu ‘Mahar’, Sebelas Alsintan Dibagikan ke Petani

Maros – reaksipress.com – Setelah heboh karena dititipkan di...

Dugaan Tambang Ilegal di Balloci Disorot, DPD Perisai Prabowo Minta APH Bertindak

Pangkep – reaksipress.com - Aktivitas pengambilan material bebatuan di...

Relawan Pengatur Lalin Samata, Raih Penghargaan dari Kapolresta

Gowa – reaksipres.com - Kapolresta Gowa, Kombes Pol. Dr....

Kapolri Listyo Sigit Diganti

Jakarta – reaksipress.com - Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara...

Exclusive News

Jembatan Rusak Parah, Abel Minta Pemerintah Maros Untuk Peduli

Maros - reaksipress.com - Jembatan yang menghubungkan dua desa...

Alsintan Disimpan di Tepi Sungai, Ini Penjelasan Dinas Pertanian Maros

Maros - reaksipress.com - Delapan alat dan mesin pertanian...

Huntap Talise Palu: Menikmati Kuliner dari Ketinggian

Sulteng  - reaksipress.com - Kawasan Huntap (Hunian Tetap) Talise...
spot_imgspot_img

Rekomendasi

Kejahatan Lingkungan

Korupsi

Pengangguran

Pendidikan

Kuliner & Travel

Kuliner & Travel

ReaksiNews

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kapolresta Gowa Apresiasi Personel Berprestasi

Gowa – reaksipress.com - Pengabdian kepada masyarakat tidak selalu...

Relawan Pengatur Lalin Samata, Raih Penghargaan dari Kapolresta

Gowa – reaksipres.com - Kapolresta Gowa, Kombes Pol. Dr....

STAI Al Bayan Gelar Pembekalan PKL dan PPL2

Makassar – reaksipress.com - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI)...

Dugaan Tambang Ilegal di Balloci Disorot, DPD Perisai Prabowo Minta APH Bertindak

Pangkep – reaksipress.com - Aktivitas pengambilan material bebatuan di...

Krisis Air di Bontoa Tuntas 2029, Bupati Siap Mundur Jika Gagal

Maros – reaksipress.com - Persoalan akses air bersih di...

Kapolri Listyo Sigit Diganti

Jakarta – reaksipress.com - Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara...