Kisruh Gas Elpiji 3 Kg, PHLH Soroti Faktor Pemicu dan Dampak

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Maros – reaksipress.com  – Kelangkaan dan antrian panjang gas elpiji 3 kg atau yang dikenal dengan gas melon masih menjadi persoalan di berbagai daerah di Indonesia. Perhimpunan Hukum Lingkungan Hidup (PHLH) melakukan analisa terkait permasalahan ini dan menemukan beberapa faktor pemicu.

Menurut PHLH, salah satu faktor utama penyebab antrian panjang adalah perubahan sistem distribusi gas melon. Sebelumnya, masyarakat dapat dengan mudah membeli gas melon di pangkalan, pengecer, bahkan diantar langsung ke rumah. Namun, dengan adanya pembatasan dan sistem penyaluran yang baru, masyarakat hanya dapat membeli gas melon di pangkalan yang telah ditentukan. Hal ini menyebabkan концентрация pembelian di pangkalan dan memicu antrian panjang.

“Selama ini, pemakai gas melon tidak perlu ke pangkalan gas cari tabung, bahkan ada pengecer dari rumah ke rumah mengantar gas melon. Saya rasa penempatan titik pangkalan saja yang perlu kembali ditinjau,” ujar perwakilan PHLH.

PHLH juga menyoroti dampak dari perubahan sistem distribusi ini terhadap pengecer gas melon. Mereka merasa dirugikan karena tidak lagi dapat menjual gas melon. Hal ini tentu berdampak pada pendapatan mereka.

“Ada juga yang merasa dirugikan jika pengecer tidak boleh lagi jualan gas. Kalau untuk tepat sasaran BLT yang tepat,” lanjut perwakilan PHLH.

PHLH menekankan bahwa solusi dari permasalahan ini adalah dengan meninjau kembali sistem distribusi gas melon dan memastikan bahwa penyaluran gas melon tepat sasaran. Mereka juga mengusulkan agar pemerintah memberikan kompensasi yang tepat bagi pengecer gas melon yang terdampak oleh perubahan ini.

Pemerintah diharapkan dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan ini agar masyarakat dapat kembali memperoleh gas melon dengan mudah dan harga yang terjangkau.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Sedang Populer

Populer Pekan Ini

Air dan Janji politik

Feature – reaksipress.com - Di pesisir utara Kabupaten Maros,...

PMII Kritik Kinerja DPRD Maros, Soroti Studi Tiru hingga Krisis Air Bersih di Wilayah Pesisir

Maros – reaksipress.com - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam...

Jalan Macet akibat Solar Subsidi, Perisai Prabowo Minta Audit SPBU

Maros - reaksipress.com - Kemacetan di Jalan Poros Makassar–Maros...

Speedboat Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Banten - reaksipress.com - Speedboat yang membawa rombongan jurnalis...

Polisi Maros Ingatkan Bahaya Narkoba dari Desa

Maros – reaksipress.com - Satresnarkoba bersama Satbinmas Polres Maros...

Exclusive News

Jembatan Rusak Parah, Abel Minta Pemerintah Maros Untuk Peduli

Maros - reaksipress.com - Jembatan yang menghubungkan dua desa...

Huntap Talise Palu: Menikmati Kuliner dari Ketinggian

Sulteng  - reaksipress.com - Kawasan Huntap (Hunian Tetap) Talise...

Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah, Pengurus PORDI Maros Resmi Dilantik

Maros, reaksipress.com – Dalam suasana penuh khidmat, Pengurus Perkumpulan...
spot_imgspot_img

Rekomendasi

Kejahatan Lingkungan

Korupsi

Pengangguran

Pendidikan

Kuliner & Travel

Kuliner & Travel

ReaksiNews

Sabu 4,79 Gram dan Uang Rp16 Juta Disita, Pemuda Makassar Diciduk di Maros

Maros – reaksipress.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Maros...

BBM dan LPG 3 Kg Langka, Sulsel Bentuk Satgas

Sulsel – reaksipress.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membentuk...

Musnahkan Sabu dan Ekstasi, Polrestabes Makassar Terus Buru ‘Joker’

Makassar- reaksipress.com - Polrestabes Makassar memusnahkan lebih dari 10...

Polisi Maros Ingatkan Bahaya Narkoba dari Desa

Maros – reaksipress.com - Satresnarkoba bersama Satbinmas Polres Maros...

PMII Kritik Kinerja DPRD Maros, Soroti Studi Tiru hingga Krisis Air Bersih di Wilayah Pesisir

Maros – reaksipress.com - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam...

Speedboat Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Banten - reaksipress.com - Speedboat yang membawa rombongan jurnalis...