Jakarta – reaksipress.com – Kericuhan yang terjadi dalam aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8) hingga dini hari tadi, mengakibatkan sejumlah aparat kepolisian mengalami luka-luka. Kepala Divisi Propam Polri mengungkapkan, sedikitnya 10 personel polisi terluka, dengan satu anggota dalam kondisi kritis dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati.
“Total ada 10 anggota yang mengalami luka, satu di antaranya dalam kondisi cukup parah dan harus mendapat penanganan serius di rumah sakit,” ujar Kadiv Propam dalam keterangannya, Jumat (29/8) dini hari.
Kericuhan pecah saat massa aksi yang sebelumnya berkumpul di depan DPR berusaha menerobos barikade aparat. Bentrokan tidak terhindarkan, dan korban dari pihak aparat pun berjatuhan akibat lemparan benda keras maupun dorongan massa yang semakin tidak terkendali.
Pihak kepolisian menyatakan tetap berkomitmen melakukan pengamanan sesuai prosedur serta menegaskan akan mengevaluasi langkah-langkah pengendalian massa. “Kami imbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban. Aspirasi dapat disampaikan dengan cara-cara yang damai tanpa mengorbankan keselamatan,” tambahnya.
Hingga Jumat dini hari, situasi di sekitar DPR berangsur kondusif, meskipun aparat masih disiagakan untuk mengantisipasi gelombang lanjutan aksi massa.











