Maros – reaksipress.com – Kawasan wisata karst Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, kembali menjadi perhatian dunia. Dua evaluator UNESCO dijadwalkan melakukan penilaian lapangan dalam rangka revalidasi Maros-Pangkep UNESCO Global Geopark, Selasa, 28 Juli 2026. Proses ini menjadi penentu apakah kawasan geopark tersebut mampu mempertahankan status internasional yang disandang sejak 2022.
Pemerintah Kecamatan Bontoa menyatakan dukungan penuh terhadap misi revalidasi tersebut. Camat Bontoa, Muh. Maudu, mengatakan kunjungan tim evaluator merupakan momentum penting untuk memperkuat posisi Maros sebagai destinasi wisata berkelas dunia.
“Kehadiran tim evaluator UNESCO menjadi kebanggaan masyarakat. Kami berharap penilaian berjalan lancar dan Maros-Pangkep kembali mempertahankan status UNESCO Global Geopark,” kata Maudu saat menyambut rombongan di kawasan Rammang-Rammang.
Menurut dia, pemerintah kecamatan bersama Pemerintah Kabupaten Maros telah bersinergi dengan berbagai organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Pariwisata serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian, untuk mendukung seluruh rangkaian penilaian.
Rammang-Rammang dikenal sebagai salah satu kawasan karst terbesar dan terindah di dunia. Lanskap batu kapur, sungai alami, gua prasejarah, serta kekayaan hayati menjadikan kawasan ini sebagai ikon wisata Sulawesi Selatan sekaligus pintu utama Geopark Maros-Pangkep.
Revalidasi dilakukan UNESCO setiap empat tahun untuk menilai komitmen pengelola dalam menjaga warisan geologi, keanekaragaman hayati, budaya, serta pemberdayaan masyarakat. Hasil evaluasi menjadi dasar bagi UNESCO untuk mempertahankan, memberikan catatan perbaikan, atau mencabut status geopark dunia.
Maudu optimistis status UNESCO Global Geopark dapat dipertahankan. Menurutnya, pengakuan internasional tidak hanya meningkatkan citra Kabupaten Maros, tetapi juga berdampak langsung terhadap pertumbuhan sektor pariwisata, terbukanya peluang investasi, meningkatnya kunjungan wisatawan, serta bertambahnya pendapatan masyarakat yang bergantung pada ekonomi wisata.
Kegiatan penyambutan evaluator UNESCO turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati Maros, serta sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan Geopark Maros-Pangkep. Pemerintah daerah berharap hasil revalidasi kembali menempatkan Maros-Pangkep sebagai salah satu geopark yang diakui dunia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi geowisata unggulan Indonesia.













