Resmob Polda Jabar dan Sulsel Ungkap Kasus Penipuan Via Media Sosial

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sidrap – reaksipress.com – Gabungan anggota Resmob Polda Jawa Barat dan Resmob Polda Sulawesi Selatan berhasil mengungkap dan meringkus komplotan pelaku penipuan yang menggunakan modus penjualan barang melalui media sosial. Operasi penangkapan berlangsung di sebuah rumah di Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap pada hari Rabu (17/7).

Komplotan ini diduga terlibat dalam serangkaian penipuan dengan kerugian mencapai Rp221 juta. Mereka menggunakan modus penjualan barang-barang branded dari luar negeri dengan harga murah. Setelah korban tertarik dan melakukan komunikasi, pelaku yang berpura-pura sebagai petugas bea cukai menghubungi korban untuk memberitahu bahwa barang yang dipesan tertahan di Imigrasi. Korban kemudian diminta mentransfer sejumlah uang agar barang bisa dilepaskan. Namun, setelah uang ditransfer, korban tidak dapat lagi menghubungi pelaku karena nomor telepon langsung diblokir.

Operasi penggerebekan ini dipimpin oleh Kompol Benny Pornika dari Polda Sulawesi Selatan bersama Panit 2 Opsnal Ipda Abdillah Makmur. Selama penggeledahan, polisi juga berhasil mengamankan narkotika jenis sabu yang ditemukan di lokasi tersebut, yang menambah berat dakwaan terhadap komplotan ini.

Kanit Cyber Polda Jawa Barat, AKP Reno Apri, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan hasil dari kerja sama intens antara kedua satuan Resmob, yang berhasil menggagalkan aksi penipuan yang merugikan banyak warga Jawa Barat. Para pelaku, RAA alias Ciking (29), MA (26), FF (28), AA (27), dan HM (53), saat ini akan dibawa ke Polda Jawa Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut dan pertanggungjawaban di depan hukum.

Penangkapan ini memberikan peringatan keras bagi para pelaku kejahatan siber lainnya bahwa pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan terus memburu pelaku kejahatan hingga ke tempat persembunyiannya. Masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam bertransaksi di media sosial dan selalu waspada terhadap modus penipuan yang semakin canggih dan beragam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Sedang Populer

Populer Pekan Ini

‘Aco-aco’: Pertukaran Nilai dan Rasa

Essay – reaksipress.com - Di tengah dunia perdagangan yang...

Kasat Lantas Polres Gowa Bagikan Air Minum Untuk Pengantre BBM

Gowa — reaksipress.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres...

Maudu Ada’ Kalabbirang 2026: Merawat Maulid, Menjaga Warisan Budaya Maros

Maros – reaksipress.com - Tradisi Maudu’ Ada’ Kalabbirang kembali...

Antrean BBM Mengular, Polisi Bidik Penyalahgunaan di Gowa

Gowa – reaksipres.com - Antrean panjang kendaraan di sejumlah...

Antrean BBM Bikin Kuliner PTB Maros Sepi

Maros – reaksipress.com — Antrean panjang kendaraan di sejumlah...

Exclusive News

Jembatan Rusak Parah, Abel Minta Pemerintah Maros Untuk Peduli

Maros - reaksipress.com - Jembatan yang menghubungkan dua desa...

Huntap Talise Palu: Menikmati Kuliner dari Ketinggian

Sulteng  - reaksipress.com - Kawasan Huntap (Hunian Tetap) Talise...

Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah, Pengurus PORDI Maros Resmi Dilantik

Maros, reaksipress.com – Dalam suasana penuh khidmat, Pengurus Perkumpulan...
spot_imgspot_img

Rekomendasi

Kejahatan Lingkungan

Korupsi

Pengangguran

Pendidikan

Kuliner & Travel

Kuliner & Travel

ReaksiNews

‘Aco-aco’: Pertukaran Nilai dan Rasa

Essay – reaksipress.com - Di tengah dunia perdagangan yang...

Antrean BBM Bikin Kuliner PTB Maros Sepi

Maros – reaksipress.com — Antrean panjang kendaraan di sejumlah...

Kades Pucak: Tompobulu Butuh Damkar Siaga

Maros – reaksipress.com - Kepala Desa Pucak, Abdul Razak...

Kasat Lantas Polres Gowa Bagikan Air Minum Untuk Pengantre BBM

Gowa — reaksipress.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres...

Maudu Ada’ Kalabbirang 2026: Merawat Maulid, Menjaga Warisan Budaya Maros

Maros – reaksipress.com - Tradisi Maudu’ Ada’ Kalabbirang kembali...

Antrean BBM Mengular, Polisi Bidik Penyalahgunaan di Gowa

Gowa – reaksipres.com - Antrean panjang kendaraan di sejumlah...