Jakarta – reaksipress.com – Wakil Ketua DPR menanggapi demonstrasi di depan Gedung Parlemen. Evaluasi internal dijanjikan, namun ia mengingatkan agar aksi tak ditunggangi kepentingan lain.
Di tengah gelombang protes buruh dan massa gabungan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, angkat bicara.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini menegaskan bahwa aspirasi masyarakat yang disuarakan dalam aksi tersebut tak akan dibiarkan berlalu begitu saja.
“Setiap suara publik adalah masukan penting. Kami akan menjadikannya pijakan untuk evaluasi internal di tubuh DPR,” kata Cucun saat ditemui di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Senayan.
Namun, Cucun juga mengingatkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum mesti dilakukan secara bertanggung jawab. Ia menyayangkan jika demonstrasi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan yang menyimpang dari tujuan aspiratif.
“Ada batas antara menyuarakan kritik dan merusak tatanan publik,” ujar Cucun.
Ia menyoroti kerusakan ruang publik akibat aksi demonstrasi, termasuk vandalisme dan penghalangan arus lalu lintas, yang menurutnya bisa menimbulkan efek psikologis terhadap iklim investasi.
“Investor tentu akan berhitung dua kali bila stabilitas ruang publik terganggu,” ia menambahkan.
Cucun mengatakan DPR akan membuka ruang dialog lanjutan dengan elemen masyarakat sipil. “Kami tidak antikritik. Tapi kita semua perlu menjaga agar demokrasi berjalan dalam rel yang sehat,” ujarnya.
Demonstrasi yang terjadi merupakan lanjutan dari gelombang protes terhadap sejumlah kebijakan kontroversial DPR dalam beberapa bulan terakhir.
Massa aksi terdiri dari mahasiswa, aktivis lingkungan, dan sejumlah organisasi masyarakat sipil.











