Kamis, April 2, 2026
30.6 C
Jakarta

Jembatan Haji Bohari di Maros Ambruk, Pemerintah Janji ‘Lagi’ Bangun Tahun Depan

spot_imgspot_img

Maros – reaksipress.com – Pemerintah Kabupaten Maros bergerak cepat menangani jembatan Haji Bohari di Desa Pakere, Kecamatan Simbang, yang kondisinya nyaris ambruk karena tergerus arus sungai. Tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PU-PKP) Maros dan provinsi turun langsung meninjau lokasi, Jumat (21/11/2025) sore.

Kepala Dinas PU-PKP Maros, Muhammad Alfian Amri, menyatakan bahwa langkah perbaikan awal segera dilakukan untuk memastikan akses warga kembali berfungsi dalam waktu sesingkat mungkin. “Insya Allah pemerintah daerah akan menangani segera. Langkah awal, jembatan ini akan kita benahi, kita bongkar, kita bersihkan sambil menunggu desain perencanaan. Tahun depan fisik jembatan mulai dibangun,” ujarnya di lokasi.

Alfian menambahkan bahwa penanganan jembatan akan melibatkan tim lintas lembaga agar keputusan teknis lebih komprehensif. Dalam peninjauan kemarin, ia didampingi tim ahli jembatan dari provinsi, dan berencana melibatkan Universitas Hasanuddin (Unhas) serta Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (Kementerian PUPR). Pendekatan ini dianggap penting agar rekayasa struktural nantinya tahan terhadap erosi sungai yang selama ini menjadi ancaman.

Sementara itu, Kepala Desa Tanete, Takbir, menyebut bahwa pihak desa telah berkoordinasi dengan Camat Simbang dan Bupati Maros untuk menyiapkan jalur alternatif. Sebagai solusi sementara, warga menyeberang sungai menggunakan perahu karet. “Kami berterima kasih kepada Kadis PU serta Bapak Bupati yang telah memfasilitasi perahu karet untuk sementara,” kata Takbir.

Tokoh masyarakat Tanete, Masdar, mengungkapkan kekecewaannya terhadap janji-janji perbaikan jembatan yang selama ini sering diulang tanpa realisasi konkret. “Yang kami harapkan bukan janji-janji, tapi kerja nyata. Jembatan ini bukan hanya kebutuhan warga Tanete atau Bontotallasa, tapi akses penting masyarakat Sulawesi Selatan,” tegas Masdar.

Penanganan jembatan ini menjadi darurat karena posisi struktur bawah jembatan sudah rapuh. Pemerintah daerah telah mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di sekitar jembatan demi menghindari risiko kecelakaan.
Beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan bantuan dana keuangan kepada Pemkab Maros senilai Rp 10,5 miliar untuk infrastruktur, termasuk jembatan.

Namun, penanganan infrastruktur di Maros tidak selalu mulus. Sebelumnya, anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Maros sempat dipangkas hingga Rp 80 miliar, yang berpotensi menunda sejumlah proyek jalan, jembatan, dan irigasi di kabupaten tersebut.

Di sisi lain, catatan dari Kementerian PUPR menunjukkan percepatan pembangunan jalan dan jembatan di wilayah Mamminasata (Maros–Gowa–Takalar), sebagai bagian dari proyek strategis nasional.

Dengan kondisi jembatan yang kritis dan kebutuhan mendesak akan akses aman bagi warga, langkah darurat yang diambil oleh pemerintah Maros dan Sulsel sangat krusial. Namun, tantangan anggaran dan mekanisme teknis tetap menjadi ujian besar agar janji perbaikan dapat terealisasi dengan benar. Masyarakat berharap pembangunan fisik segera dimulai, agar tidak lagi bergantung pada penyeberangan perahu yang berisiko.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Sedang Populer

Populer Pekan Ini

Perkuat Silaturahmi, PC PMII dan IKA PMII Maros Gelar Halalbihalal

Maros – reaksipress.com - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam...

Exclusive News

Jembatan Rusak Parah, Abel Minta Pemerintah Maros Untuk Peduli

Maros - reaksipress.com - Jembatan yang menghubungkan dua desa...

Huntap Talise Palu: Menikmati Kuliner dari Ketinggian

Sulteng  - reaksipress.com - Kawasan Huntap (Hunian Tetap) Talise...

Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah, Pengurus PORDI Maros Resmi Dilantik

Maros, reaksipress.com – Dalam suasana penuh khidmat, Pengurus Perkumpulan...

Korban Tenggelam di Air terjum Jami Berhasil Dievakuasi

Maros – reaksipress.com - Dua Siswi SMA Negeri 1...

Viral Pengrusakan Mobil di Tompobulu, Labetta Revolusi: Bukan Anggota Kami!

Maros – reaksipress.com - Sebuah video viral menunjukkan aksi...
spot_imgspot_img

Rekomendasi

Kejahatan Lingkungan

Korupsi

Pengangguran

Pendidikan

Kuliner & Travel

Kuliner & Travel

ReaksiNews

Perkuat Silaturahmi, PC PMII dan IKA PMII Maros Gelar Halalbihalal

Maros – reaksipress.com - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam...

FKGSS Hadir di Maros, Guru Swasta Tuntut Kesetaraan Kebijakan

Maros – reaksipress.com - Terbentuknya Forum Komunikasi Guru dan...

Aktivis Kemanusiaan Disiram Air Keras

Jakarta- reaksipress.com -  Aktivis hak asasi manusia dari Komisi...

PAC ANSOR Mallawa Audience Dengan Polsek Mallawa

Maros– reaksipress.com - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda...

Sutradara Maros Terbitkan Tiga Buku

Maros – reaksipress.com — Dunia literasi di Kabupaten Maros...

Anggota DPRD Fraksi PKB Maros Soroti Harga Pokok dan Arus Mudik Ramadan

Maros – reaksipress.com -  Anggota DPRD Kabupaten Maros dari...

Mudik Lebaran 2026, Polisi Prediksi Puncak Kemacetan di Maros pada 18 Maret

Maros - reaksipress.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres...

Aklamasi di Muscab, Muetazim Mansyur Nahkodai Pramuka Maros 2026–2030

Maros – reaksipress.com - Muetazim Mansyur resmi terpilih sebagai...

Lurah Bontoa Bagikan Paket Lebaran dari Dana Pribadi kepada Pegawai dan Mitra Kerja

Maros - reaksipress.com - Bulan Ramadan menjadi momentum bagi...