Maros – reaksipress.com – Jembatan yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Simbang menjadi perhatian serius salah satu tokoh pemuda Maros.
Pemuda yang kerap disapa Dinda Abel mengaku prihatin dengan kondisi jembatan yang sangat vital bagi warga desa Tanete dan desa bonto tallasa, karena mempermudah akses warga untuk ke pusat kota Maros.
“Jembatan ini merupakan akses penting bagi masyarakat dari desa sebelah untuk bekerja dan untuk ke kota karena lebih dekat. Kalau jembatan ini rusak maka warga di seberang sungai harus menempuh jarak yang lebih jauh. Begitupun bagi warga di desa Bonto Tallasa yang ingin ke kebun atau sawah mereka maka harus memutar dari arah tanralili yang memerlukan biaya dan waktu yang lebih lama.” Papar Abel.
Ia menilai, pemerintah Kabupaten Maros memiliki kapasitas lebih untuk segera memperbaiki kondisi jembatan yang rusak parah.
Untuk diketahui, jembatan penghubung yang melintasi Sungai Maros sepanjang kurang lebih 80 meter merupakan jembatan yang dibangun oleh keluarga H. Bohari, namun telah dihibahkan kepada masyarakat dan pemerintah daerah Maros.
Namun karena abrasi dan kerap dilalui kendaraan dengan tonase besar, mengakibatkan jembatan vital ini menjadi retak dan sangat berbahaya untuk dilalui.
“Sangat miris melihat kondisi jembatan ini,” ujar Dinda Abel dengan nada prihatin. “Jembatan ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tapi juga saksi bisu sejarah dan memori bagi masyarakat Maros, khususnya peninggalan Almarhum H. Bohari. Sangat disayangkan jika kondisinya dibiarkan seperti ini.”
Lebih lanjut, Dinda Abel berharap agar Pemerintah Kabupaten Maros dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jembatan tersebut.I
“Saya percaya pemerintah daerah memiliki kapasitas untuk mengatasi persoalan ini. Kasihan warga yang setiap hari harus melintasi jembatan dengan kondisi seperti ini. Semoga aspirasi ini bisa didengar dan segera direspon dengan tindakan nyata,” pungkasnya.












Terimkasih kanda abeL, . Sebelum masyarakat MURKA menutup Jalan Poros Simbang, Berrharap pemerintah tidak tinggal diam.,