Maros, reaksipress.com — Seorang wanita muda dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai saat mandi di sekitar kawasan wisata alam Goa Panikia, Dusun Pattenea, Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada Senin sore (12/5/2025).
Korban diketahui bernama Marsanda (20), warga Perumahan Sudiang Raya, Kota Makassar. Ia dikabarkan tengah berwisata dan mandi bersama empat temannya sekitar pukul 16.30 WITA, ketika tiba-tiba arus sungai Parammeang meningkat drastis dan menyeret tubuhnya ke arah hilir.
Keempat saksi yang berada di lokasi — Nuralam Assar (20), Naswa (20), Jaeni (20), dan Yakobus Juan S. (21) — telah memberikan keterangan kepada pihak kepolisian. Salah satu dari mereka mengalami luka ringan saat berusaha menolong korban. Dua saksi tercatat sebagai mahasiswa, sedangkan dua lainnya diketahui belum memiliki pekerjaan tetap.
Menurut keterangan dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros, La Ode Syamsuddin, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI/Polri, serta relawan masyarakat sempat melakukan pencarian hingga pukul 19.00 WITA. Namun, karena kondisi yang gelap dan air sungai yang keruh, operasi pencarian terpaksa dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Selasa pagi (13/5/2025).
“Kami terkendala minimnya visibilitas dan derasnya arus sungai. Pagi ini pencarian akan kembali dilanjutkan dengan memperluas area pencarian hingga ke hilir sungai,” ujarnya.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar sungai, terlebih di musim peralihan yang ditandai dengan perubahan cuaca dan debit air yang tak menentu. Arus deras secara tiba-tiba kerap menjadi penyebab kecelakaan di sungai-sungai alami di wilayah pegunungan Maros.
Kawasan Goa Panikia sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam yang cukup ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Meski memiliki keindahan alam yang memukau, akses ke lokasi terbilang cukup menantang dan minim pengawasan keselamatan.
Hingga berita ini diturunkan, tim pencarian masih melakukan upaya penyisiran, dan pihak keluarga korban telah berada di lokasi untuk menunggu perkembangan pencarian.











