Opini -Reaksi Press – Pendidikan dan kesehatan, dua kebutuhan dasar rakyat, kembali menjadi sorotan publik. Meski pemerintah menggaungkan program pendidikan gratis dan layanan kesehatan murah, kenyataan di lapangan masih jauh dari harapan.
Di sejumlah sekolah negeri, orang tua siswa mengeluhkan masih adanya pungutan iuran. Padahal, pemerintah telah menjanjikan pendidikan tanpa biaya agar semua anak Indonesia bisa belajar dengan tenang. “Gratis katanya, tapi tetap ada iuran. Kami bingung mau mengadu ke siapa,” ujar salah seorang wali murid.
Sementara di sektor kesehatan, antre panjang di puskesmas, ketersediaan obat yang terbatas, hingga layanan yang lambat masih menjadi masalah klasik. Warga berharap pelayanan kesehatan tidak hanya sekadar slogan, melainkan benar-benar hadir untuk semua lapisan masyarakat.
Pengamat menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan adalah fondasi pembangunan bangsa. Tanpa kualitas pendidikan yang baik dan akses kesehatan yang merata, kesejahteraan rakyat sulit tercapai.
“Suara RAKYAT menuntut negara hadir: sekolah gratis harus nyata, layanan kesehatan harus adil dan merata. Karena keduanya bukan fasilitas, melainkan hak rakyat!”











