PTB Maros Merana: Pemerintah Dimana?

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pantai Tak Berombak (PTB) Maros, yang dulunya menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kabupaten Maros, kini tampak merana. Gemerlap lampu yang dulu menghiasi kawasan ini, menciptakan suasana romantis dan meriah, kini telah redup. Akibatnya, pengunjung pun enggan datang, membuat PTB sepi dan memprihatinkan.

Dulu, PTB Maros adalah tempat favorit bagi warga lokal maupun wisatawan untuk bersantai, menikmati kuliner lezat, dan menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman. Suasana malam di PTB selalu ramai dan hidup, dihiasi dengan lampu-lampu warna-warni yang menciptakan atmosfer yang menyenangkan. Namun, kini suasana itu telah berubah drastis.

Salah satu faktor utama yang diduga menjadi penyebab sepinya PTB adalah hilangnya gemerlap lampu yang dulu menjadi daya tarik utama. Lampu-lampu yang dulu menghiasi kawasan ini kini tidak lagi menyala, membuat suasana malam di PTB menjadi gelap dan kurang menarik. Selain itu, kurangnya perawatan dan penataan yang baik juga membuat kawasan ini terlihat kumuh dan tidak terawat.

Sepinya pengunjung PTB tentu saja berdampak buruk bagi para pedagang yang menggantungkan hidup mereka di kawasan ini. Omzet mereka menurun drastis, bahkan beberapa pedagang terpaksa menutup usahanya karena tidak mampu lagi bertahan. Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini dan menghidupkan kembali PTB.

Masyarakat Kabupaten Maros berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menghidupkan kembali PTB. Mereka berharap pemerintah dapat mengembalikan gemerlap lampu yang dulu menjadi daya tarik utama, serta melakukan penataan dan perawatan yang baik terhadap kawasan ini. Selain itu, mereka juga berharap pemerintah dapat menggelar acara-acara atau kegiatan yang dapat menarik minat pengunjung untuk datang ke PTB.

PTB Maros adalah aset berharga bagi Kabupaten Maros. Jangan biarkan kawasan ini terus merana dan kehilangan daya tariknya. Pemerintah daerah harus segera bertindak untuk menghidupkan kembali PTB, sehingga kawasan ini dapat kembali menjadi kebanggaan masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi bagi para pedagang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Sedang Populer

Populer Pekan Ini

Maros United U-10, Runner UP Piala Presiden 2026

Maros - reaksipress.com - Klub Sepak Bola Maros United...

Plt Sekretaris DPRD Halmahera Tengah Berganti, Publik Titip Harapan pada Penguatan Kinerja Lembaga

Halmahera Tengah - reaksipress.com - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah...

Exclusive News

Jembatan Rusak Parah, Abel Minta Pemerintah Maros Untuk Peduli

Maros - reaksipress.com - Jembatan yang menghubungkan dua desa...

Huntap Talise Palu: Menikmati Kuliner dari Ketinggian

Sulteng  - reaksipress.com - Kawasan Huntap (Hunian Tetap) Talise...

Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah, Pengurus PORDI Maros Resmi Dilantik

Maros, reaksipress.com – Dalam suasana penuh khidmat, Pengurus Perkumpulan...
spot_imgspot_img

Rekomendasi

Kejahatan Lingkungan

Korupsi

Pengangguran

Pendidikan

Kuliner & Travel

Kuliner & Travel

ReaksiNews

Plt Sekretaris DPRD Halmahera Tengah Berganti, Publik Titip Harapan pada Penguatan Kinerja Lembaga

Halmahera Tengah - reaksipress.com - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah...

Maros United U-10, Runner UP Piala Presiden 2026

Maros - reaksipress.com - Klub Sepak Bola Maros United...

GPS Soroti Tumpukan Sampah di Ruas Lukulamo–Trans Kobe, Siapa Bertanggung Jawab?

Halteng - reaksipress.com - Gerakan Pesisir Selatan (GPS) Pemerhati...

Bupati Maros Lepas Maros United U-10 dan U-12 Bertanding

Maros-- reaksipress.cim - Maros United salah satu club sepak...

GPS, LSM PHLH Pesisir Halteng Sikapi Kelangkaan BBM

Halteng – reaksipress.com - Menyikapi berbagai informasi dan keluhan...

“BBM untuk Rakyat, Bukan untuk Ditimbun: Pesan Tegas di Balik Penyesuaian Tarif Angkutan Halteng”

Halteng - reaksipress.com - Keputusan penyesuaian tarif angkutan oleh...