Pangkep – reaksipress.com – Lembaga Badik Celebes Indonesia (LBCI) menetapkan sejumlah program strategis untuk memperkuat pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung di Dengen Highland, Tondongkura, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, Sabtu–Ahad (10–11 Oktober 2026).
Rakernas pertama setelah perubahan nama dari Lembaga Badik Celebes menjadi Lembaga Badik Celebes Indonesia ini dihadiri Majelis Tinggi, Dewan Pembina, dan Pengurus Pusat LBCI, serta perwakilan LBCI dari Pangkep sebagai tuan rumah, Morowali, Makassar, Maros, dan Gowa.

Kegiatan tersebut bertujuan menetapkan program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan organisasi agar lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi pelestarian budaya.
Salah satu keputusan jangka pendek Rakernas adalah membentuk tim verifikasi, validasi, dan pemetaan warisan budaya, baik benda maupun tak benda. Tim ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi kekayaan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Sementara itu, program jangka menengah yang disepakati adalah sosialisasi budaya dan bahasa daerah ke sekolah-sekolah. Program ini diarahkan untuk mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar warisan leluhur tetap dikenal dan tidak tergerus perkembangan zaman.

Peserta Rakernas juga menyepakati pembentukan Dewan Perempuan sebagai upaya memperluas keterlibatan perempuan dalam kegiatan organisasi dan pelestarian budaya.
Majelis Tinggi LBCI, Andi Djajang, dalam paparannya meminta seluruh tingkatan organisasi untuk terus bekerja bersama menjaga nilai-nilai luhur warisan leluhur.
“Perkenalkan kepada anak-anak kita, kepada generasi muda, tentang budaya dan kearifan lokal agar semuanya tetap terjaga,” pesannya di hadapan peserta Rakernas.
Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan bersama agar nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu tidak hilang dari bumi Nusantara.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP LBCI menyampaikan terima kasih kepada Majelis Tinggi dan Dewan Pembina yang telah hadir serta membersamai peserta dalam pelaksanaan Rakernas di Tondongkura, Pangkep.
Ia berharap seluruh keputusan yang telah disepakati dapat diwujudkan melalui kerja nyata dan tanggung jawab bersama.
“Saya sebagai ketua tentu berharap bahwa apa yang telah kita sepakati dan tetapkan bersama pada hari ini bisa kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab, sehingga keberadaan LBCI benar-benar memiliki nilai manfaat untuk pelestarian seni dan budaya, baik benda maupun tak benda,” ujarnya.
Rakernas yang mengusung tema “Mengakar, Tumbuh, Berkembang: Mewujudkan Visi Lembaga Badik Celebes untuk Masa Depan Budaya” tersebut ditutup dengan pemasangan lencana LBCI yang baru kepada salah satu pengurus senior DPP, Sultan Daeng Raja yang dikenal dengan gelar “Dampang na Salenrang”.
Pemasangan lencana tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam membesarkan Lembaga Badik Celebes Indonesia.
Melalui Rakernas ini, LBCI diharapkan tidak hanya memperkuat konsolidasi organisasi, tetapi juga mampu menerjemahkan program kerja menjadi kegiatan konkret yang berdampak pada pelestarian warisan budaya dan pengenalan kearifan lokal kepada generasi penerus.













