Tujuh Tahun Belum Tuntas, Pemilik Lahan Rel Maros-Pangkep Siapkan Aksi

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Maros – reaksipress.com – Persoalan pembebasan lahan untuk pembangunan jalur kereta api di Kabupaten Maros dan Pangkep kembali mencuat. Sekitar 97 kepala keluarga (KK) pemilik lahan terdampak berkumpul di Warkop 837, Ongkoe, Kecamatan Mandai, Maros, Sabtu (20/9/2026), untuk menyatukan sikap dan membahas langkah menghadapi proses yang disebut telah berlangsung sejak 2019.

Salah satu pemilik lahan, Syamsul Bahri, mengatakan pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas persoalan yang selama ini dihadapi warga sekaligus menyatukan langkah dalam menyampaikan aspirasi.

“Pada hari ini kita membahas dulu dan Insyaallah dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi,” kata Syamsul.

Pemilik lahan lainnya, Jamal, mengatakan persoalan utama yang belum menemukan titik temu adalah nilai ganti kerugian.

“Sejak 2019 sampai saat ini kami belum setuju tentang harga. Olehnya, hari ini kami duduk bersama untuk membahas persoalan ini dan mencari langkah selanjutnya,” ujarnya.

Persoalan tersebut terjadi di tengah proyek Kereta Api Makassar–Parepare yang merupakan bagian dari rencana jaringan Trans Sulawesi. Jalur ini dirancang menghubungkan Makassar, Maros, Pangkep, Barru hingga Parepare dengan panjang sekitar 144 kilometer.

Pada sejumlah ruas, proses pengadaan tanah masih berlangsung. Berdasarkan keterangan pemerintah yang dikutip Katadata dari Lembaga Manajemen Aset Negara, pengadaan tanah di Maros telah memasuki tahap pengajuan konsinyasi di pengadilan, sedangkan di Pangkep masih berada pada tahap penyusunan dokumen perencanaan dan penetapan lokasi. Pemerintah juga menyebut tersedia pendanaan pengadaan tanah sekitar Rp1,3 triliun.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan jalur kereta api tidak hanya menghadapi persoalan teknis konstruksi, tetapi juga pekerjaan rumah dalam penyelesaian pengadaan tanah.

Bagi pemilik lahan, persoalan pembebasan tanah menyangkut lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur. Tanah yang terdampak merupakan bagian dari kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat.

Karena itu, para pemilik lahan meminta proses pengadaan tanah dilakukan dengan memperhatikan hak masyarakat dan menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima para pihak.

Rapat di Mandai menjadi bagian dari konsolidasi warga untuk menentukan langkah bersama dan menyampaikan aspirasi kepada pihak terkait.

Rencana aksi yang disiapkan pemilik lahan menunjukkan bahwa persoalan tersebut belum menemukan titik penyelesaian di tingkat masyarakat terdampak.

Pemerintah dihadapkan pada dua kepentingan yang harus berjalan beriringan: memastikan pembangunan infrastruktur transportasi strategis tetap berjalan dan memberikan kepastian terhadap hak masyarakat yang lahannya terdampak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Sedang Populer

Populer Pekan Ini

Kades Pucak: Tompobulu Butuh Damkar Siaga

Maros – reaksipress.com - Kepala Desa Pucak, Abdul Razak...

‘Aco-aco’: Pertukaran Nilai dan Rasa

Essay – reaksipress.com - Di tengah dunia perdagangan yang...

KHF II dan Jejak Baru Pelestarian Karst Maros-Pangkep

Maros – reaksipress.com - Pelestarian Karst Maros-Pangkep tak cukup...

Negara Kaya yang Dipaksa Miskin

Nasional – reaksipress.com - Freeport bisa menghidupi Amerika, bisa...

Antrean BBM Bikin Kuliner PTB Maros Sepi

Maros – reaksipress.com — Antrean panjang kendaraan di sejumlah...

Exclusive News

Jembatan Rusak Parah, Abel Minta Pemerintah Maros Untuk Peduli

Maros - reaksipress.com - Jembatan yang menghubungkan dua desa...

Huntap Talise Palu: Menikmati Kuliner dari Ketinggian

Sulteng  - reaksipress.com - Kawasan Huntap (Hunian Tetap) Talise...

Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah, Pengurus PORDI Maros Resmi Dilantik

Maros, reaksipress.com – Dalam suasana penuh khidmat, Pengurus Perkumpulan...
spot_imgspot_img

Rekomendasi

Kejahatan Lingkungan

Korupsi

Pengangguran

Pendidikan

Kuliner & Travel

Kuliner & Travel

ReaksiNews

Negara Kaya yang Dipaksa Miskin

Nasional – reaksipress.com - Freeport bisa menghidupi Amerika, bisa...

KHF II dan Jejak Baru Pelestarian Karst Maros-Pangkep

Maros – reaksipress.com - Pelestarian Karst Maros-Pangkep tak cukup...

PBH Lembaga Inpersial Negara Edukasi Hukum Warga Minasa Upa

Maros – reaksipress.com - Perhimpunan Bantuan Hukum Lembaga Inpersial...

‘Aco-aco’: Pertukaran Nilai dan Rasa

Essay – reaksipress.com - Di tengah dunia perdagangan yang...

Antrean BBM Bikin Kuliner PTB Maros Sepi

Maros – reaksipress.com — Antrean panjang kendaraan di sejumlah...

Kades Pucak: Tompobulu Butuh Damkar Siaga

Maros – reaksipress.com - Kepala Desa Pucak, Abdul Razak...