Pangkep – reaksipress.com – Lembaga Badik Celebes Indonesia (LBCI) bersiap menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 pada Sabtu–Minggu, 10–11 Oktober 2026. Mengusung tema “Mengakar, Tumbuh, Berkembang: Wujudkan Visi Lembaga Badik Celebes Menuju Masa Depan Budaya”, forum nasional ini bertempat di Dengeng Highlands, Tondongkura, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Kegiatan ini dirancang sebagai ajang konsolidasi organisasi untuk menyatukan langkah, berbagi gagasan, serta memperkuat komitmen pelestarian warisan budaya di Indonesia. Rakernas ini juga menjadi momentum krusial untuk mematangkan peta jalan dan garis besar program kerja DPP LBCI masa bakti 2025–2030.
Berdasarkan rancangan program kerja organisasi, pengurus pusat LBCI dan daerah akan mematangkan sejumlah pilar kerja strategis jangka pendek (2025–2026) hingga jangka panjang (2029–2030):
Beberapa hal yang rencananya akan dibahas dalam Rakernas adalah isu gender dimana akan dilakukan pengesahan AD/ART dan SOP, pendataan keanggotaan digital, penyebaran struktur DPW/DPC, serta pembentukan Dewan Perempuan dan sosialisasi perlindungan hak perempuan di lingkungan adat.
Selain itu, LBCI juga berusaha menjadi pilar utama dalam pemetaan isu kritis ancaman warisan budaya, mengkaji UU Pemajuan Kebudayaan, mendampingi masyarakat adat dalam konflik lahan atau situs budaya, serta mendorong lahirnya peraturan daerah (Perda) pelindung kearifan lokal.
Kedepan, LBCI bersama pengurus daerah akan mendorong Upaya digitalisasi arsip budaya, menyelenggarakan kelas bahasa daerah bagi generasi muda, menggelar pagelaran seni dan festival berkala, hingga mendaftarkan warisan budaya takbenda ke inventaris nasional.
Juga dengan segala potensi sumber daya manusia yang ada, salah satu program prioritas LBCI Adalah menyusun panduan tata cara upacara adat yang selaras dengan ajaran agama, membuka ruang dialog inklusif antara tokoh agama dan tokoh adat, serta mengokohkan nilai keagamaan tanpa menggerus identitas budaya.
Lembaga Badik Celebes Indonesia juga akan terus membangun komunikasi dan kemitraan strategis dengan dinas kebudayaan, perguruan tinggi, media massa, serta kreator konten guna mempromosikan kekayaan budaya di tingkat nasional maupun internasional.
Hal krusial lain yang juga menjadi perhatian pengurus LBCI periode ini adalah agenda rutin dalam pelaksanaan Pengkajian Sejarah & Inventarisasi Warisan Leluhur untuk mengumpulkan sejarah lisan dari para tetua, mendata benda pusaka serta situs bersejarah, melatih regenerasi pengrajin tradisional, dan mendirikan pusat informasi budaya yang terpadu.
Ketua Umum LBCI, Muhammad Hatta, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa melalui pelaksanaan Rakernas 2026 di Dengeng Highlands, LBCI kedepan bisa hadir sebagai slaah satu garda terdepan dalam merawat dan melestarikan budaya, adat istiadat baik lisan maupun tertulis.
“jadi melalui kesempatan ini mengundang seluruh pengurus dan pemerhati budaya untuk hadir bersama mengawal keberlanjutan tradisi serta memperkuat pemajuan kebudayaan ke depan, dengan ide dan masukan konstruktif untuk kebertahanan budaya leluhur di tanah air.” Tutupnya.
Sementara salah satu tokoh senior Lembaga Badik Celebes Indonesia, yang kerap disapa ‘Dampang Salenrang’ menghimbau seluruh pengurus baik pusat maupun daerah untuk hadir dan mensuksekan kegiatan rapat kerja nasional LBCI.
“Ayo saudara-saudaraku semua hadirki, maksimalkan potensi kita untuk merawat budaya, mari kita bersatupadu untuk menjaga nilai-nilai kearifan leluhur yang luhur ini. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi!” tegasnya.
Laporan : redaksi













