Gas Melon Langka di Maros, Modus Segel Dicopot Jadi Sorotan

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

MAROS, REAKSIPRESS.COM — Kelangkaan elpiji 3 kilogram di sejumlah wilayah Kabupaten Maros dalam beberapa pekan terakhir mulai membebani warga. Untuk mendapatkan satu tabung, masyarakat dilaporkan harus berkeliling hingga keluar kecamatan.

Di tingkat pengecer, harga elpiji bersubsidi itu disebut melonjak hingga Rp25 ribu–Rp30 ribu per tabung. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kelancaran distribusi dan pengawasan barang bersubsidi yang semestinya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan usaha mikro.

Sejumlah aduan warga juga memunculkan dugaan adanya kebocoran distribusi. Salah satu informasi yang beredar adalah dugaan modus pelepasan segel plastik pada tabung sebelum diangkut menggunakan armada truk. Tabung kemudian disebut seolah-olah kosong, meski diduga masih berisi gas untuk dibawa keluar wilayah dan dijual dengan harga lebih tinggi.

Namun, dugaan tersebut masih membutuhkan pembuktian dan penelusuran aparat serta instansi berwenang. Tidak tepat jika praktik itu langsung dituding sebagai penyebab utama kelangkaan tanpa pemeriksaan terhadap rantai distribusi.

Yang kini mendesak adalah pengawasan dari hulu ke hilir. Pemerintah Kabupaten Maros bersama Pertamina perlu memastikan kesesuaian alokasi, distribusi agen dan pangkalan, hingga harga di tingkat pengecer.

Inspeksi mendadak dan audit distribusi juga diperlukan untuk mengetahui apakah kelangkaan disebabkan persoalan pasokan, distribusi yang tidak merata, penjualan di luar wilayah, atau adanya praktik penimbunan.

Bagi warga, persoalannya sederhana: gas subsidi harus tersedia ketika dibutuhkan dan dibeli dengan harga yang wajar.

Hingga berita ini diterbitkan, Reaksipress masih mengupayakan konfirmasi dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Maros serta Pertamina mengenai kondisi pasokan, alokasi elpiji 3 kilogram, dan dugaan penyimpangan distribusi tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Sedang Populer

Populer Pekan Ini

Debu Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 8 Bandara Ditutup

Nasional – reaksipress.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak...

Lampu Jalan Diperbaiki, Warga Tobonggae Apresiasi Dishub Maros

Maros – reaksipress.com - Keluhan warga Tobonggae, Kecamatan Camba,...

Dugaan Pembakaran Limbah Ban di Kawasan Industri Weda, Tim GPS Halteng Lakukan Investigasi

Weda,Halteng – reaksipress.com - Beredarnya rekaman visual kepulan asap...

Langka, Distribusi LPG 3 Kg Disorot

Maros - reaksipress. com - Kelangkaan LPG 3 kilogram...

Kapolres Maros Hadiri Haul Akbar Khalwatiyah Samman

Maros – reaksipress.com - Sekitar 15 ribu jamaah dan...

Exclusive News

Jembatan Rusak Parah, Abel Minta Pemerintah Maros Untuk Peduli

Maros - reaksipress.com - Jembatan yang menghubungkan dua desa...

Huntap Talise Palu: Menikmati Kuliner dari Ketinggian

Sulteng  - reaksipress.com - Kawasan Huntap (Hunian Tetap) Talise...

Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah, Pengurus PORDI Maros Resmi Dilantik

Maros, reaksipress.com – Dalam suasana penuh khidmat, Pengurus Perkumpulan...
spot_imgspot_img

Rekomendasi

Kejahatan Lingkungan

Korupsi

Pengangguran

Pendidikan

Kuliner & Travel

Kuliner & Travel

ReaksiNews

Langka, Distribusi LPG 3 Kg Disorot

Maros - reaksipress. com - Kelangkaan LPG 3 kilogram...

Debu Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 8 Bandara Ditutup

Nasional – reaksipress.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak...

Tekuk Australia, Timnas U20 Melaju ke Piala Asia

Olahraga – reaksipress.com - Timnas U20 Indonesia memastikan tiket...

Remaja Tewas Tenggelam Saat Cari Kerang di Bawah Jembatan Tua Maros

MAROS — Seorang remaja berusia 19 tahun, Raja, tewas...

Lampu Jalan Diperbaiki, Warga Tobonggae Apresiasi Dishub Maros

Maros – reaksipress.com - Keluhan warga Tobonggae, Kecamatan Camba,...

Wisata Domestik Digenjot, Harga Tiket Pesawat Masih Jadi Batu Sandungan

Jakarta – reaksipress.com - Pemerintah ingin mendorong masyarakat lebih...