Halmahera Tengah – Reakasipress.com – Gemuruh semangat kemerdekaan menggema indah di balik rimbunnya hijau pesisir Halmahera Tengah. Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, Destinasi Wisata Mangrove Tanjung Kalero di Desa Loleo, Kecamatan Weda Selatan, bersolek menjadi panggung perayaan nasional yang memukau, memadukan nasionalisme, tradisi, dan aksi konservasi alam.
Kawasan ekowisata Tanjung Kalero yang asri dan bersih menyuguhkan pemandangan memesona. Air laut yang jernih berpadu dengan ketenangan hutan mangrove yang terawat, menciptakan atmosfer perayaan yang tak hanya meriah, tetapi juga sarat makna akan pentingnya menjaga benteng alam pesisir.
Puncak kekaguman publik tertuju pada salah satu agenda paling spektakuler: Upacara Bendera Bawah Laut Pertama di Halmahera Tengah. Di balik beningnya perairan Tanjung Kalero, para penyelam tangguh membentangkan Sang Saka Merah Putih di kedalaman laut dengan penuh khidmat.
Langkah berani ini menjadi simbol penghormatan mendalam masyarakat Weda Selatan terhadap jasa para pahlawan, sekaligus penegas komitmen untuk menjaga kedaulatan laut dan kekayaan bahari Halmahera Tengah. Kibaran Merah Putih di antara terumbu karang menyiarkan pesan kuat bahwa semangat cinta tanah air menembus hingga ke dasar lautan.
Tak kalah riuh dari aksi bahari, daratan Tanjung Kalero dipenuhi sorak-sorai dan gelak tawa warga yang memadati gazebo-gazebo kayu di sepanjang pesisir. Pelbagai perlombaan digelar untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat.
Dibalik kemeriahan pesta rakyat, perayaan di Tanjung Kalero membawa misi edukasi lingkungan yang kokoh. Didukung oleh Gerakan Pesisir Selatan (GPS) Pemerhati Hukum & Lingkungan, perhelatan ini menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem mangrove sebagai warisan ekologis berharga bagi generasi mendatang.
Melalui perpaduan aksi bahari yang berani, kemeriahan budaya, dan kepedulian lingkungan, Desa Loleo berhasil menyajikan perayaan HUT RI ke-81 yang berkesan dan menginspirasi publik luas. Dari pelosok pesisir Weda Selatan, masyarakat mengirimkan pesan persatuan yang jernih: menjaga alam adalah bagian dari membela negara.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Dari Tanjung Kalero untuk Indonesia yang Bersih, Hijau, dan Tangguh
Penulis/Wartawan: SUPRIYADI













