Maros – reaksipress. com – Tradisi Anggaru’ dan Tari Paduppa mewarnai penyambutan Kapolres Maros yang baru, AKBP Devi Sujana, di Markas Polres Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu. Prosesi adat tersebut menjadi simbol penerimaan sekaligus penghormatan terhadap pergantian kepemimpinan di lingkungan Polres Maros.
Penyambutan diawali dengan penampilan Tari Paduppa yang dibawakan para penari mengenakan busana adat Bugis-Makassar. Tarian ini melambangkan penghormatan, kehangatan, dan ketulusan dalam menerima tamu kehormatan.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan tradisi Anggaru’, yakni pembacaan ikrar kesetiaan yang secara historis menjadi simbol komitmen prajurit kepada pemimpinnya. Dalam budaya Bugis-Makassar, tradisi tersebut juga mengandung makna perlindungan, loyalitas, serta harapan agar pemimpin menjalankan amanah dengan adil dan bertanggung jawab.
Suasana khidmat dalam prosesi adat itu mencerminkan penghormatan keluarga besar Polres Maros, pemerintah daerah, dan masyarakat terhadap kepemimpinan baru di wilayah hukum Kabupaten Maros.
Pergantian kepemimpinan di Polres Maros diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus memperkuat pelayanan kepolisian. Kehadiran AKBP Devi Sujana juga diharapkan dapat mendorong penegakan hukum yang presisi, humanis, serta mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.
Penyambutan dengan kearifan lokal tersebut menjadi penegas bahwa nilai budaya Bugis-Makassar tetap hidup sebagai bagian dari tradisi menghormati pemimpin sekaligus menguatkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.













