Weda Selatan – reaksipress.com – Persiapan menghadapi penilaian Adipura di Weda Selatan, Halmahera Tengah, Maluku Utara, dilakukan dengan menyisir jalan lintas provinsi sepanjang kurang lebih 12 kilometer. Camat bersama jajaran petugas kecamatan turun langsung membersihkan ruas jalan dari kawasan Lembah Asri (SP 1) hingga Desa Pesisir 40.
Petugas tidak sekadar memantau dari kendaraan dinas. Mereka berjalan kaki menyusuri bahu jalan, memungut sampah plastik dan limbah rumah tangga yang tercecer di sepanjang jalur tersebut. Sampah yang terkumpul kemudian ditumpuk di sejumlah titik untuk selanjutnya diangkut ke tempat pembuangan.
Aksi itu memperlihatkan bahwa persoalan kebersihan tidak berhenti di pusat permukiman atau kawasan perkotaan. Jalan lintas yang menghubungkan berbagai wilayah juga menjadi ruang publik yang perlu dijaga, terlebih karena menjadi jalur mobilitas masyarakat.
Namun, kerja bakti menjelang penilaian Adipura baru menjadi langkah awal jika tidak diikuti pemeliharaan rutin. Sampah yang kembali menumpuk setelah kegiatan selesai akan membuat upaya tersebut kehilangan dampak jangka panjang.
Karena itu, pembersihan sepanjang 12 kilometer tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan menjelang penilaian. Keterlibatan warga, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, serta pengangkutan sampah yang teratur menjadi faktor penting agar kebersihan jalan tetap terjaga.
Adipura memang menjadi salah satu pemicu gerakan kebersihan. Namun, ukuran keberhasilan yang lebih mendasar adalah apakah lingkungan tetap bersih setelah penilaian usai, bukan sekadar ketika petugas datang menyisir jalan.













