Minggu, Agustus 31, 2025
32 C
Jakarta

Kegagalan di Piala AFF 2024, Pelajaran Penting bagi Timnas Indonesia

spot_imgspot_img

Nasional – reaksipress.com – Timnas Indonesia menutup tahun 2024 dengan kenyataan pahit: gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2024. Meski demikian, kekalahan ini bukanlah akhir dari segalanya. Ada banyak pelajaran yang dapat dipetik dari perjalanan skuad Garuda, yang bisa menjadi bekal untuk masa depan.

Kekalahan 0-1 dari Filipina pada pertandingan terakhir Grup B, Sabtu (21/12), membuat Indonesia tersingkir dari kompetisi. Skuad asuhan Shin Tae-yong harus merelakan tiket semifinal jatuh ke tangan Filipina, yang bersama Vietnam melangkah ke babak berikutnya.

Di klasemen akhir Grup B, Indonesia finis di peringkat ketiga dengan empat poin. Vietnam memuncaki grup dengan 10 poin, sementara Filipina mengamankan posisi kedua dengan enam poin. Ini menjadi kali keempat Indonesia tersingkir di fase grup sejak pertama kali berpartisipasi dalam Piala AFF. Sebelumnya, kegagalan serupa terjadi pada 2007, 2012, dan 2018.

Setelah mencapai final Piala AFF 2020 dan finis sebagai runner-up, performa Timnas Indonesia menunjukkan tren menurun. Pada edisi 2022, Indonesia hanya mencapai semifinal, dan kini merosot lebih jauh dengan tersingkir di fase grup.

Namun, melihat perjalanan sepanjang 2024, pencapaian Timnas Indonesia tidak sepenuhnya buruk. Di awal tahun, tim senior berhasil melaju ke fase gugur Piala Asia 2023, sebuah pencapaian signifikan setelah absen selama 16 tahun. Selain itu, peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026 tetap terbuka dengan keberhasilan menembus putaran ketiga kualifikasi.

Keputusan PSSI untuk tidak meliburkan Liga 1 selama Piala AFF 2024 mengundang kontroversi. Namun, langkah ini memungkinkan pelatih Shin Tae-yong untuk memberi panggung kepada pemain muda. Hampir separuh pemain yang berlaga di Piala AFF adalah debutan, dengan rata-rata usia skuad hanya 20,3 tahun.

Ketua PSSI, Erick Thohir, sebelumnya menyatakan bahwa Piala AFF 2024 menjadi batu loncatan bagi pemain muda sebelum mereka berlaga di turnamen besar lainnya, seperti Piala Asia U-20, Kualifikasi Piala Asia U-23, dan SEA Games 2025.

Beberapa pemain muda berhasil menunjukkan potensi selama turnamen. Dony Tri Pamungkas tampil serba bisa, tidak hanya sebagai bek sayap tetapi juga mendukung lini serang. Kadek Arel menunjukkan ketenangan dalam bertahan dan kemampuan overlap yang efektif. Cahya Supriadi membuktikan refleks yang cepat sebagai penjaga gawang. Sementara itu, Achmad Maulana dan Victor Dethan menjadi motor kreativitas dalam mengatur serangan.

Meski regenerasi berjalan, evaluasi mendalam tetap harus dilakukan. Salah satu perhatian utama adalah minimnya produktivitas lini depan. Seluruh gol Indonesia di Piala AFF 2024 dicetak oleh pemain bertahan, dengan empat gol berasal dari lemparan jauh Pratama Arhan.

Gol yang dihasilkan memang penting, tetapi ketergantungan pada skema tertentu menunjukkan kelemahan dalam variasi serangan. Shin Tae-yong perlu mengatasi masalah ini untuk memastikan tim lebih kompetitif di turnamen mendatang.

Dengan waktu sekitar tiga bulan sebelum Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret 2025, PSSI dan jajaran pelatih memiliki kesempatan untuk merumuskan strategi yang lebih baik. Fokus utama harus pada peningkatan skema permainan, efisiensi serangan, dan mematangkan pemain muda yang telah menunjukkan potensi.

Kegagalan di Piala AFF 2024 harus dijadikan momentum untuk memperkuat fondasi sepak bola nasional. Orientasi jangka panjang tetap menjadi prioritas, mengingat Piala AFF bukanlah agenda resmi FIFA dan lebih cocok dijadikan ajang pembinaan. Dengan pembenahan yang tepat, Timnas Indonesia dapat melangkah lebih jauh di pentas internasional di masa mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Sedang Populer

Populer Pekan Ini

Cucun Ahmad Syamsurijal: Aspirasi Demonstran Akan Jadi Pijakan Evaluasi DPR

Jakarta - reaksipress.com - Wakil Ketua DPR menanggapi demonstrasi...

10 Polisi Terluka Saat Kawal Demo, 1 Kritis

Jakarta – reaksipress.com - Kericuhan yang terjadi dalam aksi...

Antara Red Flag dan Green Flag: Mana yang Harus Kamu Dengarkan? – EF EFEKTA English for Adults

Dalam menjalin hubungan asmara, sering kali kita terjebak antara...

Ribuan Buruh Gelar Aksi Damai di DPR RI

Jakarta – reaksipress.com - Ribuan buruh dari berbagai daerah...

Tragis, Driver Ojol Tewas Tertabrak Barakuda di Tengah Ricuh Demo

Jakarta — reaksipress.com - Duka mendalam menyelimuti keluarga besar...

Exclusive News

Jembatan Rusak Parah, Abel Minta Pemerintah Maros Untuk Peduli

Maros - reaksipress.com - Jembatan yang menghubungkan dua desa...

Huntap Talise Palu: Menikmati Kuliner dari Ketinggian

Sulteng  - reaksipress.com - Kawasan Huntap (Hunian Tetap) Talise...

Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah, Pengurus PORDI Maros Resmi Dilantik

Maros, reaksipress.com – Dalam suasana penuh khidmat, Pengurus Perkumpulan...

Korban Tenggelam di Air terjum Jami Berhasil Dievakuasi

Maros – reaksipress.com - Dua Siswi SMA Negeri 1...

Viral Pengrusakan Mobil di Tompobulu, Labetta Revolusi: Bukan Anggota Kami!

Maros – reaksipress.com - Sebuah video viral menunjukkan aksi...
spot_imgspot_img

Rekomendasi

Kejahatan Lingkungan

Korupsi

Pengangguran

Pendidikan

Kuliner & Travel

Kuliner & Travel

ReaksiNews

Aspirasi yang Terbakar di Jalanan

Opini - Gelombang demonstrasi yang melanda DPR dalam beberapa...

Cucun Ahmad Syamsurijal: Aspirasi Demonstran Akan Jadi Pijakan Evaluasi DPR

Jakarta - reaksipress.com - Wakil Ketua DPR menanggapi demonstrasi...

Polres Maros Tangkap Bandar Sabu di Bandung, Sita 700 Gram Lebih Narkotika

Maros – reaksipress.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Maros...

Tragis, Driver Ojol Tewas Tertabrak Barakuda di Tengah Ricuh Demo

Jakarta — reaksipress.com - Duka mendalam menyelimuti keluarga besar...

10 Polisi Terluka Saat Kawal Demo, 1 Kritis

Jakarta – reaksipress.com - Kericuhan yang terjadi dalam aksi...

Hetfield, Destinasi Wisata Baru di Maros

Maros – reaksipress.com - Kabupaten Maros kembali menghadirkan destinasi...

Demo DPR Ricuh, Gus Imin: Pelajaran untuk Anggota Dewan

Jakarta – reaksipress.com - Kericuhan yang terjadi dalam aksi...

Ribuan Buruh Gelar Aksi Damai di DPR RI

Jakarta – reaksipress.com - Ribuan buruh dari berbagai daerah...

Catatan kecil dari rakyat jelata

Bukan berita, hanya opini. Tapi semoga sampai ke telinga...

K3 Jangan Jadi Formalitas, Negara Wajib Lindungi Buruh!

Opini - reaksipress.com - Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)...